Perlancar Distribusi BBM, Pertamina Segera Bangun Pipanisasi Dumai-Pekanbaru

Belajar dari kelangkaan BBM yang belum lama ini melanda Riau, Pertamina merancang solusi tepat. Bakal dibangun jalur distribusi BBM lewat pipanisasi dari Dumai ke Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kelangkaan stok BBM akibat hambatan pasokan, PT Pertamina (Persero) berencana membangun pipanisasi distriusi BBM dari Dumai ke Pekanbaru sepanjang 300 kilometer.

"Tidak ada jalan lain untuk memperlancar distribusi BBM di Riau, selain pipanisasi sepanjang 300 kilometer dari kilang Dumai ke depot Siak di Pekanbaru," tutur GM Fuel Retail & Marketing Pertamina Regional I Sumatera Bagian Utara Gandhi Sriwidodo kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (6/4/11).

Rencana tersebut disampaikan Gandhi kepada Gubernur Riau M Rusli Zainal dan dalam pertemuan dengan Dewan Energi Nasional (DEN) di Kantor Gubernur Riau. Solusi tersebut disampaikan Ghandi, sebagai bantahan atas tudingan DEN, bahwa Pertamina tak punya solusi mengatasi kelangkaan BBM yang sering terjadi di Riau.

Dalam kesempatan itu, Ghandi mengatakan, bahwa pipanisasi distribusi BBM menjadi keniscayaan, mengingat infrastruktur jalan dan sungai di Riau, yang digunakan Pertamina untuk distribusi daya dukungnya semakin minim.

"Misalnya Sungai Siak, makin lama makin dangkal dan sempit, menyebabkan terbatasnya kapal yang bisa masuk ke depot Pertamina Sei Siak di Pekanbaru maksimal hanya kapasitas 2.600 kiloliter," paparnya.

Sementara, permintaan BBM terus meningkat hingga sebanyak 52 kapal perbulan atau rata-rata dua kapal harus merapat ke depot dalam sehari. Jumlah tersebut naik sangat signifikan dibandingkan kondisi tahun 2004, yaitu cukup 30 kapal per bulan untuk memenuhi kebutuhan BBM di Pekanbaru dan sekitarnya.

Hambatan distribusi melalui Sungai Siak, lanjutnya, juga disebabkan adanya larangan berlayar pada malam hari dapat menghambat suplai melalui tanker. Kemudian, konstruksi jembatan di sungai itu sangat rendah, sehingga membuat ketinggian kapal yang masuk ke terminal Sei Siak terbatas. "Akibatnya, ketersediaan BBM di depot Sei Siak hanya bisa bertahan hingga enam hari apabila terjadi gangguan distribusi," ujarnya.

Sedangkan untuk mengandalkan transportasi BBM lewat darat, Pertamina menilai kondisi jalan di Riau tidak ideal. Bergelombang dan banyak lubang. "Kalau lewat darat terlalu banyak resikonya dan tidak bisa dilakukan secara massal," tuturnya.

Lebih lanjut Ghandi mengatakan, bahwa rencana pipanisasi distribusi BBM dari Dumai ke Pekanbaru akan ditanggung sepenuhnya oleh Pertamina, namun diharapkan pemerintah daerah membantu penyediaan lahan.

Seemntara itu, anggota DEN Prof Rinaldy Dalimi mengatakan Pertamina harus bersinergi dengan pemerintah daerah di Riau untuk menanggulangi hambatan distribusi. Hal itu untuk mencegah terjadinya lagi kelangkaan BBM jenis premium di Riau pada bulan Maret lalu akibat kegagalan produksi di kilang Dumai.***(mad)
http://riauterkini.com/usaha.php?arr=35902

author
  1. author

    sbpp0025701 lglp ahkm4 years ago

    Helpful info. Lucky me I discovered your site unintentionally, and I’m shocked why this twist of fate
    didn’t came about earlier! I bookmarked it.

    Reply

Leave a reply "Perlancar Distribusi BBM, Pertamina Segera Bangun Pipanisasi Dumai-Pekanbaru"